Cara Membaca Laporan SLIK OJK untuk Analisis Kredit

Laporan SLIK OJK sering menjadi dokumen pertama yang dibuka analis kredit, dan sering pula yang paling cepat ditutup. Mata langsung mencari kolektibilitas terakhir: kalau Kol 1, berkas lanjut. Padahal laporan yang sama menyimpan jauh lebih banyak cerita tentang cara peminjam mengelola utangnya.
Tulisan ini membahas cara membaca SLIK OJK secara lebih utuh: bagian-bagian laporannya, beda plafon dan baki debet, cara membaca kolektibilitas bulan demi bulan, tunggakan, fasilitas aktif dan yang sudah lunas, lalu pertanyaan apa yang layak diajukan ke peminjam.
1. Kenali bagian-bagian laporannya
Tampilan laporan bisa sedikit berbeda tergantung cara permintaannya, tetapi isinya umumnya terbagi menjadi tiga kelompok.
- Identitas debitur: nama, nomor identitas, tanggal lahir, alamat, dan untuk badan usaha, data perusahaannya. Cocokkan dengan KTP atau akta. Nama yang mirip tetapi tanggal lahirnya berbeda adalah alasan untuk berhenti sejenak dan memastikan laporan ini memang milik peminjam yang benar.
- Daftar fasilitas: satu blok untuk setiap fasilitas kredit dari setiap lembaga pelapor. Di sinilah sebagian besar analisis dilakukan.
- Informasi pendukung: misalnya agunan dan penjamin, bila dilaporkan oleh pelapor.
Hitung dulu berapa fasilitas yang tercatat dan dari berapa pelapor. Peminjam dengan tiga kartu kredit dari tiga bank menyimpan profil risiko yang berbeda dari peminjam dengan satu KPR, walaupun keduanya sama-sama Kol 1.
2. Plafon dan baki debet: dua angka yang berbeda arti
Dua angka ini sering tertukar, padahal maknanya berbeda.
- Plafon adalah batas kredit yang disetujui: jumlah pinjaman awal untuk kredit angsuran, atau limit untuk kartu kredit dan kredit rekening koran.
- Baki debet adalah sisa kewajiban pada tanggal laporan: pokok yang masih harus dibayar.
Untuk kredit angsuran, baki debet seharusnya turun perlahan dari bulan ke bulan. Untuk fasilitas bergulir, perbandingan keduanya menunjukkan seberapa penuh limit dipakai. Misalnya, kartu kredit dengan plafon Rp20.000.000 dan baki debet Rp19.000.000 berarti limitnya hampir habis. Satu kartu yang penuh mungkin wajar; beberapa kartu yang penuh sekaligus layak ditanyakan.
Perhatikan juga baki debet yang tidak turun pada kredit angsuran, atau yang melebihi plafon. Keduanya bisa berarti ada tunggakan atau perubahan syarat kredit, dan perlu dijelaskan.
3. Baca kolektibilitas per bulan, bukan hanya yang terakhir
Kolektibilitas dibagi menjadi lima kategori: Kol 1 Lancar, Kol 2 Dalam Perhatian Khusus, Kol 3 Kurang Lancar, Kol 4 Diragukan, dan Kol 5 Macet. Laporan SLIK menampilkan riwayatnya per bulan untuk setiap fasilitas, dan riwayat itulah yang paling berguna.
Bandingkan dua peminjam yang sama-sama Kol 1 pada bulan terakhir:
| Peminjam | Riwayat kol enam bulan terakhir | Cara membacanya |
|---|---|---|
| A | 1, 1, 1, 1, 1, 1 | Pembayaran konsisten |
| B | 1, 2, 2, 3, 2, 1 | Pernah menunggak cukup lama, baru kembali lancar |
Keduanya tampak sama bila hanya melihat kol terakhir. Peminjam B pernah bermasalah dan baru saja pulih. Itu tidak otomatis berarti ditolak, tetapi Anda perlu tahu apa yang terjadi dan apakah penyebabnya sudah selesai.
Pola lain yang perlu diperhatikan: Kol 2 yang muncul berulang di bulan-bulan yang sama setiap tahun, yang bisa menandakan arus kas musiman, dan kol yang memburuk serentak di beberapa fasilitas, yang biasanya menandakan masalah keuangan yang lebih luas daripada sekadar lupa membayar.
4. Perhatikan tunggakan pokok, bunga, dan jumlah hari
Selain kolektibilitas, laporan SLIK biasanya mencatat tunggakan: jumlah pokok dan bunga yang belum dibayar, serta berapa hari keterlambatannya. Angka-angka ini lebih rinci daripada kol.
Tunggakan kecil dengan jumlah hari yang singkat sering hanya soal tanggal pembayaran yang meleset. Tunggakan yang jumlah harinya terus bertambah dari bulan ke bulan menunjukkan peminjam belum mengejar ketertinggalannya. Catat juga denda, bila dilaporkan, karena denda menambah beban yang harus ditanggung peminjam.
5. Bedakan fasilitas aktif dan yang sudah lunas
Fasilitas yang sudah lunas atau ditutup masih bisa muncul di laporan. Fasilitas ini tidak menambah cicilan, tetapi riwayatnya tetap berharga.
- Fasilitas aktif masuk ke perhitungan kewajiban bulanan dan DSR.
- Fasilitas lunas menunjukkan bagaimana peminjam membayar di masa lalu: lunas tepat waktu, lunas setelah sempat menunggak, atau ditutup karena sebab lain.
Perhatikan juga tanggal mulai fasilitas. Beberapa fasilitas baru yang dibuka berdekatan menjelang pengajuan layak ditanyakan: apakah peminjam sedang menutup satu utang dengan utang lain?
Untuk fasilitas yang pernah direstrukturisasi, catat kapan dan bagaimana kondisinya sesudah itu. Restrukturisasi tidak selalu buruk, tetapi perlu dipahami.
6. Pertanyaan yang layak diajukan ke peminjam
Laporan SLIK menunjukkan apa yang terjadi, jarang menjelaskan mengapa. Beberapa pertanyaan yang biasanya membuka percakapan:
- "Fasilitas di bank ini sempat Kol 3 beberapa bulan lalu. Apa yang terjadi waktu itu?"
- "Kartu kredit Anda hampir penuh. Untuk apa limitnya dipakai, dan bagaimana rencana pelunasannya?"
- "Ada dua fasilitas baru bulan lalu. Untuk keperluan apa?"
- "Cicilan fasilitas ini dibayar dari rekening mana?"
Pertanyaan terakhir penting karena SLIK sebaiknya dibaca bersama mutasi rekening. Fasilitas yang cicilannya tidak pernah terlihat di mutasi mungkin dibayar dari rekening lain yang belum diserahkan. Sebaliknya, pembayaran rutin di mutasi yang tidak ada di SLIK bisa berupa kewajiban dari pemberi pinjaman yang bukan pelapor. Kami membahas pencocokan ini di 7 tanda di mutasi rekening yang perlu dicek ulang.
Ringkasan
| Bagian | Apa yang diperiksa |
|---|---|
| Identitas | Cocok dengan KTP atau akta, terutama nama dan tanggal lahir |
| Daftar fasilitas | Jumlah fasilitas dan jumlah pelapor |
| Plafon dan baki debet | Pemakaian limit fasilitas bergulir; baki debet yang tidak turun |
| Riwayat kol | Pola bulan demi bulan, bukan hanya kol terakhir |
| Tunggakan | Pokok, bunga, jumlah hari, dan arahnya dari bulan ke bulan |
| Aktif dan lunas | Kewajiban saat ini vs riwayat pembayaran; fasilitas baru yang berdekatan |
| Mutasi rekening | Cicilan di SLIK yang tampak di mutasi, dan sebaliknya |
Aturan dan format laporan bisa diperbarui dari waktu ke waktu; pastikan tim Anda mengikuti ketentuan OJK yang terbaru.
Membaca SLIK bersama dokumen lainnya
Mutasi membaca laporan SLIK dan Pefindo, menyusun fasilitas dan riwayat kolektibilitasnya, lalu mencocokkannya dengan mutasi rekening, slip gaji, dan laporan keuangan peminjam. Sinyal yang perlu ditanyakan ditandai untuk analis; keputusan tetap di tangan Anda.
Coba dengan berkas Anda sendiri di sandbox Mutasi, dengan 500 halaman gratis.


